Tuesday, October 2, 2018

PERANGKAT JARINGAN


Pengertian Network Interface Card
Network Interface Card (NIC) adalah sebuah Interface dalam jaringan telekomunikasi yang memiliki fungsi untuk menghubungkan antara sebuah host ke host lain ataupun ke network. Network Interface adalah perangkat keras (hard ware) yang bekerja pada layer 1 dari Model OSI yaitu pada layer physic (fisik), karena hanya bertugas sebagai penghubung dan tidak memiliki fungsi lain.Network Interface pada sebuah switch layer 2 berfungsi untuk menghubungkan host satu ke host (end user) lain yang terdapat didalam sebuah jaringan (network), karena sesuai jenisnya switch layer 2 hanya bekerja sampai pada layer 2 dari OSI Layer, yaitu data link.
Data link layer ini dapat berfungsi untuk menghubungkan antar host dalam satu jaringan dengan menggunakan mac address sebagai alamat untuk paket dapat saling bertukar antara host satu dengan host yang lain yang masih dalam satu jaringan. Mac Addresssendiri adalah sebuah physical address yang dimiliki oleh sebuah Network Interface dan memiliki penamaan yang unik, atau sebuah network interface yang satu memiliki physical address yang berbeda dengan network interface yang lain.
Pada sebuah router seperti Cisco, Mikrotik, Juniper dan sebagainya, Network Interface dibutuhkan untuk menghubungkan Router dengan sebuah LAN atau WAN. Router bekerja pada lapisan atau layer ke 3 dari OSI layer, yaitu pada layer network.
Karenanya Router bertugas untuk menyambungkan network-network, dimana router menggunakan IP Address sebagai alamat untuk sebuah data dapat saling bertukar dari sebuah host dengan host lain baik dalam satu jaringan (network) yang sama, maupun pada suatu network yang berbeda. Untuk dapat melakukan tugas menghubungkan antar network - network ini maka pada sebuah router harus mempunyai minimal 2 network interface. Dengan konfigurasi minimal ini, maka router tersebut bisa menghubungkan 2 network, karena masing-masing network membutuhkan satu network interface yang terhubung ke Router.


Pengertian Bridge
Bridge adalah sebuah perangkat jaringan komputer yang bertugas menghubungkan beberapa jaringan untuk memperoleh jaringan yang efiesien. Umumnya bridge memiliki kemampuan mengetahui masing-masing Alamat IP dari tiap segmen komputer yang berbeda di jaringan disekitarnya.
Ibaratnya sebuah jembatan, fungsi bridge menjembatani dan mengatur lalu lintas dari setiap segmen jaringan pada saat jam-jam sibuk. Fungsi Bridge mengatur agar informasi di antara kedua sisi jaringan agar tetap berjalan dengan baik & teratur. Bridge juga dapat digunakan untuk koneksi jaringan yang menggunakan tipe kabel yang berbeda maupun topologi jaringan komputer yang berbeda pula.
Fungsi Bridge
Fungsi Bridge yang paling utama dalam jaringan adalah meneruskan data berdasarkan alamat MAC dari perangkat pengirim kepada perangkat penerima. Bridge dalam menjalankan fungsinya akan menghilangkan collision domain. Perangkat yang dapat dihubungkan dengan Bridge ada banyak sekali, tidak terbatas hanya pada komputer, melainkan perangkat lain seperti printer, router, hub, dan switch.


Pengertian Repeater
Repeater merupakan perangkat yang berfungsi untuk menerima sinyal yang berisi data dalam suatu jaringan. Dengan menggunakan repeater maka jangkauan jaringan akan lebih luas. Repeater menerima sinyal dan kemudian memancarkan kembali sinyal yang identik dengan sinyal asal, tetapi dengan cara yang berbeda. Umumnya repeater memancarkan kembali sinyal tersebut dalam frekuensi yang berbeda dari frekuensi sinyal asal
Fungsi Repeater
  1. Memperluas daya jangkau signal server
Fungsi yang pertama dari alat ini adalah untuk memperluas daya jangkau singnal. Jika signal lemah, maka daya jangkaunya akan lebih sempit, sedangkan ketika signal kuat maka daya jangkaunya akan lebih luas.
2.         Mengcover berbagai wilayah minim signal dari server
Dengan menggunakan repeater, maka daerah yang minim signal dapat dapat lebih mudah untuk mendapatkan signal. Hal ini dikarenakan, signal yang lemah dibuat menjadi lebih kuat oleh alat ini.
3.        Memudahkan akses signal WiFi
Dengan signal yang lebih kuat tentunya para pengguna perangkat yang membutuhkan signal dapat lebih mudah mengakses signal tersebut. Salah satu penerapan dari alat ini adalah pada signal WiFi.
4.        Meneruskan dan memaksimalkan signal
Fungsi yang keempat adalah meneruskan dan memaksimalkan signal. Dalam fungsi ini, repeater bekerja dengan cara menangkap, mengelola, memperbesar, dan meneruskan signal ke berbagai perangkat jaringan yang ada di sekitar alat ini.
5.        Memudahkan proses pengiriman dan penerimaan data
Dengan signal yang lebih kuat proses pengiriman dan penerimaan data antar sesama pengguna perangkat jaringan ataupun yang melalui jaringan dapat dilakukan dengan lebih cepat. Hal ini dapat diibaratkan seperti halnya ketika mobil melaju di jalan tol (ketika menggunakan repeater).
6.       Meminimalisir penggunaan kabel jaringan
Sistem kerja dari repeater adalah melalui signal wireless. Dengan menggunakan alat ini, maka penggunaan kabel yang ribet dan semrawut dapat dihindari.


No comments:

Post a Comment